Marak Kebocoran Data Mahasiswa, Direktur DSI YPTA Surabaya : Kampus Wajib Perketat Tata Kelol a

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:26:50 WIB || Dibaca: 110 kali

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Maraknya kasus kebocoran data mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia dinilai menjadi ancaman serius bagi dunia pendidikan. 
Isu tersebut tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis teknologi informasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab institusi, literasi keamanan digital, serta kesadaran hukum seluruh sivitas akademika.
Direktur Direktorat Sistem Informasi (DSI) Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Eko Halim Santoso MKom menegaskan, data pribadi mahasiswa merupakan aset bernilai tinggi yang wajib dilindungi secara ketat oleh institusi pendidikan.
“Data pribadi bukan sekadar data administratif. Jika bocor, dampaknya bisa panjang, baik secara materiil maupun nonmateriil bagi pemiliknya,” ujar Eko, Selasa (27/1/2026).
 
Baca Selngkapnya: Disini
 

Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Katalog Ulisys Untag Surabaya